Rapor Merah Untuk Rekrutmen CPNS di Jatim

JAKARTA - Seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur (Jatim) mendapat peringatan keras dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB). Mereka dianggap melanggar aturan dalam perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2010.


"Di Provinsi Jatim, seluruh kabupaten dan kota kami tegur," kata Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kemen PAN-RB Ramli Naibaho kemarin (6/6).
Menurut dia, sejak awal Kemen PAN-RB menetapkan bahwa seleksi CPNS di tingkat kabupaten dan kota hams berkoordinasi dengan pemprov. Tujuannya, seleksi tersebut bisa lebih transparan. Tapi, kenyataannya, mereka berjalan sendiri-sendiri.

Keterlibatan pemprov dalam seleksi CPNS di level kota dan kabupaten bukan masuk dalam ranah penentuan. Tapi, pemprov bisa memberikan usuluntuk pemilihan perguruan tinggi negeri sebagai pengawas seleksi. Selama ini pemerintah kota dan kabupaten seenaknya sendiri memilih perguruan

Selain itu, kata Ramli, pemprov bisa memantau langsung pelaksanaan seleksi. Dia menuturkan, selama ini kontrol terhadap seleksi, CPNS masih sangat kurang. Kemen PAN-11B masih sering menemukan kasus kasus kecurangan. Di antaranya, ada peserta yang tidak ikut seleksi tapi dinyatakan lolos.

Dengan adanya koordinasi dengan pemprov, potensi kecurangan itu bisa ditekan".ujarya. Dia juga mengungkapkan, seluruh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak melaporkan salinan hasil penilaian atau ranking (peringkat) seleksi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dia berharap, setelah seleksi berada di bawah koordinasi pemprov, salinan peringkat ujian bisa disetor serentak ke BKN. (wan/c5/nw)

JP 09 06 2011

(1)  aldi regina16 hari kemudian

kalau salinan rangking seleksi dikirim ke BKN bisa jadi masalah besar kali .....! masalah Guru S1 yg diangkat II.a 2007/2008 saja Jombang tidak kunjung terselesaikan.................... padahal kab/kota lain sdh tuntas ........!

(2)  Jarno18 hari kemudian

Sudahlah biarin saja, semua pasti ada balasannya dari Tuhan.

(3)  fitrisekitar 1 bulan kemudian

seandainya lebih transparan lagi...banyak keluhan dari masyarakat ttg rekruitmen pasca pengumuman tes,,

(4)  djoto4 bulan kemudian

Ditegur ???...kurang bos, kita2 ikut ujian cpns percuma karena semua pos sudah terisi...payah...

Tulis komentar

 *
 *
 Email mendukung Gravatar. Tidak akan dipublikasikan.

 *
 Komentar dapat menggunakan format markdown.
 *