Tuntut Batalkan CPNS 2010

DIlakukan Tunggal Oleh Aktifis Pentas Gugat Indonesia

MADIUN - Demo tunggal di depan pagar Pendapa Muda Graha Pemkab Madiun menjadi tontonan menarik siang kemarin (9/6). Dengan penjagaan ketat puluhan petugas dari Polres Madiun Kota dan Polres Madiun serta dilengkapi water cannon, Sudjono, anggota Pentas Gugat Indonesia, menyuarakan isi hatinya pukul 11.15.


Berbekal bendera merah putih, spanduk, dan poster, dia menyampaikan lima tuntutan. Yakni, pembatalan CPNS Kabupaten Madiun 2010; menuntut rekrutmen CPNS 2011 yang mengacu konsep 100 persen murni, bukan keberuntungan; menuntut pemkab berpihakkepada putra-putri terbaik dalam hal prestasi akademik; seni dan olahraga diakomodasi menjadi CPNS; serta menuntut pemublikasian hasil verifikasi inspektorat dalam penjaringan database GTT/ PTT 2010.

Sudjono juga membentangkan tulisan sikap lain. Yakni, mendukung bupati Madiun untuk menunjukkan ijazah SD-nya yang asli.

Demo tunggal tersebut disiapkan Sudjono jauh-jauh hari. Menurut dia, mengungkapkan suara rakyat tidak perlu banyak orang. "Dengan Tulisan ini, masyarakat Madiun dan pengguna jalan bisa tahu tuntutan kami kepada pemerintah daerah," terangnya.

Sementara itu, Mohammad Chusnul, koordinator aksi Pentas Gugat Indonesia, mengungkapkan, rekrutmen CPNS 2010 lalu diduga tidak fair. Sebab, peserta yang lulus tes tidak ditunjukan. "Pemkab tidak bisa mennunjukan transparansi nilai peserta ujian. Ada indikasi itu rekayasa. Lebih baik CPNS 2010 dibatalkan saja; tegasnya.(aan/irw/jpnn/c5/ami)

JP 10 06 2011

Tulis komentar

 *
 *
 Email mendukung Gravatar. Tidak akan dipublikasikan.

 *
 Komentar dapat menggunakan format markdown.
 *